BONTANG – Kelompok Kerja Kepala Sekolah atau K3S Kecamatan Bontang Selatan kembali menggelar rapat koordinasi rutin bulanan pada Rabu, 16 September 2026. Mengambil tempat di SDN 012 Bontang Selatan, pertemuan strategis ini berfokus pada evaluasi program kerja bulanan serta upaya peningkatan mutu satuan pendidikan melalui pendampingan Sistem Penjaminan Mutu Internal dan persiapan agenda Bimbingan Teknis.
Acara yang dihadiri oleh seluruh Kepala Sekolah jenjang SD dan MI se Kecamatan Bontang Selatan ini berlangsung tertib dan penuh antusiasme. Dipandu secara apik oleh Anuria Widi Astuti, M.Pd. selaku Master of Ceremony, rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin dengan khidmat oleh Ustaz Ibnu demi memohon kelancaran serta keberkahan jalannya acara.

Memasuki sesi utama, Ketua K3S Bontang Selatan, Koriyatin, M.Pd. memberikan sambutan sekaligus arahan terkait fokus program kerja terdekat. Beliau menekankan pentingnya komitmen sekolah dalam mengikuti pendampingan SPMI guna memastikan standar mutu pendidikan terus meningkat secara berkelanjutan. Selain itu, Koriyatin juga menyosialisasikan rencana pelaksanaan Bimtek khusus bagi guru kelas yang dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 24 hingga 26 September mendatang.

Menyambung arahan tersebut, agenda rapat dilanjutkan dengan pemaparan dari perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang, yakni Zulkarnaen, M.Pd. dan Aris Abdullah. Pak Zulkarnaen memberikan pengarahan spesifik terkait persiapan pemantapan program TKA. Pengarahan Disdikbud ini menjadi bekal penting dalam memetakan dan meningkatkan kompetensi tenaga pendidik di wilayah Bontang Selatan.

Usai pemaparan Disdikbud, fokus forum kembali pada penguatan mutu sekolah yang ditegaskan oleh Koordinator Pengawas, Evie Parabang, M.Pd. Dalam sesi arahannya, beliau mengupas tuntas urgensi implementasi SPMI di lingkungan sekolah dasar. Arahan tersebut dirancang untuk menyamakan persepsi sekaligus memberikan pemahaman yang lebih tajam bagi para pimpinan sekolah dalam mengawal siklus penjaminan mutu di unit kerja masing masing.

Untuk meramu pemahaman teoritis menjadi langkah praktis, sesi pendampingan SPMI kemudian dipandu secara khusus oleh narasumber Jarot Endik Setiawan, M.Pd. Beliau memberikan pendampingan teknis dan manajerial agar sekolah sekolah di Bontang Selatan mampu menyusun serta menjalankan tahapan penjaminan mutu yang terukur dan tepat sasaran.

Melalui sinergi yang terbangun antara K3S, Pengawas Pembina, dan Disdikbud, pertemuan bulanan ini diharapkan mampu menghasilkan langkah tindak lanjut yang konkret. Seluruh kepala sekolah didorong untuk segera merapikan data guru serta mempersiapkan delegasi guna menyongsong agenda Bimtek dan penerapan SPMI yang lebih optimal di masa mendatang. (dqreasi)